TROUBERSHOOTING
Power supply dapat mengalami trouble cirri dari power supply yang trouble antara lain sebagai berikut:
1. Tidak ada tampilan dilayar monitor meskipun tombol power pada CPU dan Monitor sudah dihidupkan
2. Tidak ada tegangan pada Mainboard
3. Tegangan drop
4. Power supply tidak bekerja secara optimal
Untuk mengatasi hal diatas kita dapat melakukan hal dibawah ini antara lain sebagai berikut;
1. Periksa kabel power apakah tertancap dengan benar apa tidak
2. Periksa saklar pada power supply jika yang digunakan jenis TX
3. Periksa semua kabel dengan menggunakan taspen atau dengan multitaster apakah tegangan pada setiap kabel drop
Apabila terjadi kerusakan pada power supply sebaiknya mengganti power supply yang lain karena apabila hanya diperbaiki saja kemungkinan permaslahan tersebut akan segera timbul kembali karena power supply tidak erfungsi dengan normal seperti power supply yang masih baru. Penggantian power supply harus disesuaikan dengan kondisi struktur mainboard.
Troubleshooting CD-Rom (read only memory)
CD-Rom adalah tempat untuk membaca masukan dari data yang masuk seperti CD. Jenis dari CD-Rom bermacam-macam antara lain: CD-R, CD-RW, DVD-R, DVD-RW. Dalam membaca data CD-R memiliki kemampuan yang berbeda dari 8x hingga 52x. Semakin banyak tingkat kecepatan yang dimiliki semakin cepat pula dalam membaca. Jenis kabel data yang dipakai untuk CD-Rom bermacam-macam yaitu ada tiga jenis antara lain yaitu: SATA, ATA, dan IDE. Dalam trouble shooting CD-Rom mudah mendiagnosanya karena mempunyai cirri sebagai berikut:
1. Tidak dapat membaca masukan ketika CD dimasukan
2. Muncul pesan kesalahan pada saat booting awal computer dihidupkan
3. Membaca masukan dengan pross yang sangat lama
4. Bunyi tidak menentu
Untuk mengatasi hal diatas kita dapat melakukan cara sebagai berikut:
1. Matikan computer dan cek kabel data serta jumper pasang pada posisi Master
2. Hidupkan computer kembali dan apabila kesalahn masih muncul cobalah untuk mengganti dengan kabel data yang lain
3. Apabila kesalahan masih muncul alagi cobalah untuk menganti dengan CD-Rom yang lain yang masih bisa digunakan
4. Apabila CD-Rom bunyi tidak menentu kemungkinan error pada head sehingga perlu diganti dengan yang lain
5. Apabila kesalahan masih muncul lagi kemungkinan soket pada mainboard sudah error sehingga dapat diganti dengan yang lain
Troubleshooting Memory
Memory merupakan tempat menyimpan data sementara ketika computer masih dalam kondisi akti. Kapasitas dari Memory bermacam-macam dari beberapa megabyte sampai 1 gigabyte. Semakin besar memory yang disediakan, semakin banyak data/informasi yang dapat ditampung. Dari awal perkembangan computer jenis memory yang digunakan adalah EDO yaitu pada Pentium satu. Pada perkembangan berikutnya memory yang digunakan adalah RAM atau dengan istilah yang kita kenal (Random Acces Memory) yaitu pada Pentium II dan Pentium III. Dan pada saat sekarang memory yang digunakan adalah berupa DDR yaitu DDR 1 , dan DDR 2 untuk Pentium kelas atas, yaitu Pentium IV dan Pentium V atau (Core2Duo).
Memory juga dapat mengalami trouble, ciri dari Memory yang mengalami trouble adalah sebagai berikut:
1. Bunyi kode beep yaitu bunyi kode kesalahan (beep pendek terus menerus).
2. Tidak ada tampilan dilayar monitor.
3. Eksekusi post terhenti.
Cara untuk memperbaiki apabila memory bermasalah adalah sebagai berikut:
1. Bersihkan memory dengan menggunakan alat yang bisa untuk membersihkan momory (seperti penghapus yang digunakan untuk menghapus dari pensil)
2. Bersihkan soket di mainboard dengan menggunakan kuas sampai bersih atau dapat pula dengan menggunakan vacum cleaner
3. Apabila pesan kesalahan masih muncul ganti dengan Memory yang lain karena mungkin memorylah yang error sehingga perlu diganti dengan yang lain dan apabila setelah memory diganti pesan kesalahan masih muncul di mungkinkan kesalahan ada pada slot/bus memory cobalah berpindah dari slot ke satu keslot yang ke dua dan apabila kesalahan masih muncul ganti dengan mainboard yang lain karena maiiboardlah yang error/rusak.
Troubleshooting Sound Card
Sound Card merupakan suatu perangkat keras yang terdapat di mainboard. Fungsi dari Sound Card tersebut adalah untuk meneruskan sinyal dan kemudian suara tersebut dikeluarkan oleh speaker sehingga keluarlah bunyi. Sebelum digunakan Sound Card tersebut harus di instalasi agar dapat digunakan sesuai dengan Driver bawaanya. Contoh soun card yang dapat kita kenal antara lain:ITE,dll. Apabila terjadi trouble pada sound card perlu diadakah suatu perbaikan agar computer bekerja kembali dengan normal.
Identitas apabila sound card error antara lain sebagai berikut:
1. Tidak keluarnya bunyi lewat speaker meskipun kondisi speaker masih baik dan tidak
2. rusak dan kabel sudah terhubung ke sound card.
3. Driver tidak terdeteksi oleh menu control panel
4. Muncul tanda (?) pada menu control panel
5. Muncul pesan kesalahan ketika menggunakan program winamp atau sejenisnya ysng berhubungan dengan suara dan aplikasi tersebut tidak dapat berjalan
Untuk mengatasi hal tersebut kita dapat melakukan cara sebagai berikut:
1. Matikan computer dan lepas Sound Card
2. Bersihkan slot/bus ISA dimana sound Card terpasang dengan menggunakan kuas atau vacuum cleaner
3. Cobalah pasang sound card kembali dan hidupkan computer, apabila setelah diinstalasi kembali Sound card masih tidak bisa digunakan kemungkinan Sound Card yang error sehingga perlu diganti dengan yang lain.
4. Apabila sound card berbentuk onboard dengan mainboard kita dapat mengganti dengan sound card pada slot yang tersedia
5. Install driver bawaanya dengan benar
Troubleshooting Cmos (complementary oxide semi conductor)
Bateray atau CMOS berfungsi untuk mengatur waktu yang ada di sebuah PC.bateray bertegangan dari 4,5 sampai 6 volt ini memberi tegangan untuk chip CMOS dan chip real time clock computer non aktif. Komputer 286/486 memiliki bateray semacam ini yang terpasang langsung ke mainboard. Computer PC/XT yang lebih tua (yang memakai chip mikroprossesor 8006 atau 8008) tidak memiliki fungsi clock pada motherboardnya. Jika ada sebuah Ekspansion card yang memiliki fungsi clock yang dipasang pada computer PC/XT, bateray clock terletak pada ekspansion card tersebut. Diagnosa awal apabila CMOS yang error adalah sebagai berikut:
1. Muncul pesan pada layar monitor bahwa ada permasalahan pada CMOS
2. Ketika menghidupkan computer kita diperingatkan agar menekan tombol F2 yang menenjukan bahwa bateray CMOS sudah lemah sehingga perlu diganti.
3. Tidak ada tampilan dilayar monitor
Untuk mengatasi hal diatas kita dapat malakukan perbaikan awal dengan mengganti CMOS yang baru, dan apabila pesan tersebut masih muncul kemungkinan trouble terletak pada chip CMOS yang kurang benar , cobalah untuk memperbaikainya.
Troubleshooting Bus
Bus adalah jalur informasi di dalam computer. Bus berfungsi mikroprosesor, memory ROM, dan semua Card ekspansi selai itu bus juga berfunsi untuk mengendali sinyal dan untuk mentranfer data dari atau prossesor antar unit bagian dari computer. Pembagiam jalur bus dibagi menjadi tiga jalur dan mempunyai system kerja yang berbeda dan disusaikan dengan fungsinya antara lain adalah sebagai berikut:
1. Jalur control atau bus Control berfungsi untuk mengirimkan sinyal-sinyal dari unti pengendali.
2. Jalur Alamat atau Bus Address berfungsi untuk mencari dan mengidentifikasi lokasi memory yang dipakai.
3. Jalur Data atau Bus Data berfungsi untuk mengirim data dari memory ke prossesor atau sebaliknya. Bus Data atau Bus Alamat dirangkai pararel sehingga dapat berjalan berdampingan.
Jenis-jenis arsitektur Bus
Arsitektur bus pada motherboard ada beberapa jenis yang disusaikan dengan pola rancangan dan tingkatan kecepatan dalam mengolah dan mengakses data/informasi. Jenis-jenis arsitektur bus adalah sebagai berikut:
1. Bus atau Slot AGP adalah Bus yang digunakan untuk menancapkan VGA CARD damn memiliki transfer data lebih cepat disbanding dengan bus yang lainya.
2. Bus atau Slot ISA (industry standart architecture) adalah bus ekspansi yang dapat menampung adapter 8 bit dan 16 bit atau lebih dengan kecepatan 6 bit atau lebih. Bus ini digunkan untuk menancapkan perangkat keras yaitu Sound Card apabila Sound Card tidak langsung ada di motherboardnya, dan apabila Sound Card mati dan dapat diganti dengan Sound Card yang baru dan harus dipasang pada slot tersebut.
3. Bus atau Slot PCI (Peripheral Component interconnect) bus ini mempunyai kemampuan lebih besar dan lebih cepat di banding dari Bus ISA dan EISA. Bus ini digunakan untuk menancapkan sebuah peralatan tambahan yaitu LAN CARD. Selain dipasang di Bus ini Lan Card juga dapat dipasang pada Bus ISA sesuai dengan pin yang telah ditentukan.
4. Bus atau Slot EISA (Ekstended Industry standart architecture) adalah bus ekspansi board yang mempunyai 8 bit dan 16 bit yang biasanya menggunkan bus ISA.
5. Bus atau Slot Memory berfungsi untuk memasang jenis memory yang digunakan, dengan transfer data yang leih jepat sesuai dengan slot bus yang digunakan.
Bus dapat mengalami trouble cirinya antara lain sebagai berikut:
1. Tidak berfungsinya jalur komponen yang terpasang pada rangakaian mainboard
2. Komputer dapat mengalami hang karena komponen pendukung tidak berfungsi dengan baik
3. Ada pesan yang menunjukan kode kesalahan
Untuk mengatasi hal tersebut kita dapat melakukan berbagai langkah seperti di bawah ini;
1. Matikan computer dan cek bus yang ada di mainboard
2. Cek kondisi rangkaian yang terhubung ke mainboard
3. Kita dapat membersihkan bus tersebut dengan kuas yang ada sampai bersih
4. Setelah semua selesai hidupkan computer dan computer masih tidak mau hidup berarti perlu diganti dengan mainboard yang lain
Dalam mendiagnosa kesalah yang terjadi pada maslah ini memang sedikit rumit karena kita harus dapat mengidentifikasi semua komonen apakan berfungsi dengan baik. Apabila terjadi kerusakan pada bus dan bus yang lain masih tetap tidak berfungsi langkah yang tepat adalah mengganti dengan motherboard lain yang masih bisa digunakan.
Troubleshooting Port
Port adalah penghubung computer denga oeralatan luar seperti printer, modem/fax, keyboard, mouse, dan lain-lain. Port dibedakan berdasarkan kemampuan mentransfer data dalam hitungan satauan KB/detik. Adapun jenis-jenis port adalah sebagai berikut:
1. Port ECP (Ekstended Capability Port) / EPP (Enchanced Parallel Port) adalah port yang mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan tinggi yaitu 2.000-10.000 Kb/ detik
2. Port pararel adalah port yangmempunyai kemampuan menteranfer data dengan kecepatan standart parallel port (SPP) 200 Kb / detik. Port parallel terdiri dari: LPT1, LPT2 dan LPT3. kabel konektor adalah 25 pin.
3. Port Serial adalah port yang mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan lebih kecil dengn jenis pararel. Port serial yaitu; COM1, COM2, COM3, dan COM4. kabel konektor untuk COM1/COM3 adalah 9 pindan untuk COM2/COM4 adalah 25 pin.
4. Port USB (universal system board) adalah port dengan kecepatan kakses data dengan kecepatan yang sangat tinggi disbanding deengan port ECP, Pararel, dan Serial.
Apabila port tersebut mengalami trouble maka tidak bisa diperbaiki melainkan dapat diganti dengan mainboard yang lain.

0 komentar:
Posting Komentar